welcome

私のブログへようこそ

Senin, 26 November 2012

Kagrra


Yap, buat para penikmat musik jepang pasti tahu Kagrra adalah band yang sangat keren dan selalu menggabungkan unsur budaya Jepang kedalam musiknya, biasa dibilang, neo japanese...mereka adalah band dengan label PSC company, satu label dengan alice nine dan the gazette. meskopun lebih banyak orang mengenal the gazette,  tetapi kagrra jangan dilihat sebelah mata, mereka punya musikalitas yang sangat tinggi , disamping itu nuansa lagu mereka menurutku sangat khas dengan nuansa Exotic Japanese, yang artinya setiap saat aku mendengar lagu ini, aku terasa sedang di jepang, ...
sayang vokalis dari band ini sudah meninggal. sampai saat inipun saya belum tahu mengapa sebab kematian sang vokalis bernama isshi tersebut. tapi yang jelas, aku tetap suka dengan lagu kagrra atau setidaknya dengan lagu yang sudah mereka bawakan sejak mereka berdiri...


Isshi() a.ka Shinohara Hitoshi a.ka isshin
posisi: Vokalis
tanggal lahir: 7 desember
golongan darah: A
tinggi: 1,73 m
berat: 54 kg
hobi: membaca
warna favorit: hitam
makanan favorit: semangka
lagu kagrra favorit: Sakura ~saikai no hana~
tempat favorit: Nagano
KEMATIAN ADALAH... “awal dari keabadian”

 Akiya () a.ka Akiya Kazuhiro
posisi: lead guitar
tanggal lahir: 25 agustus
golongan darah: B
tinggi: 1,75 m
berat: 57 kg
hobi: ?? (mattari)
warna favorit: hitam, mera, putih
makanan favorit: Nashi
tempat favorit: ruangannya sendiri
KEMATIAN ADALAH... “sebuah akhir”


 
 Shin () a.ka Makoto Hashimoto a.ka Shinpei
posisi: Gitaris tapi dipertengahan main koto ^^v
tanggal lahir: 11 september
golongan darah: B
tinggi: 1,64 m
berat: 50 kg
hobi: tidur siang (shinpei ternyata tukang molor!! XXD)
warna favorit: hitam, silver, biru
makanan favorit: yoghurt
tempat favorit: didalam futon-nya (so.typical)
KEMATIAN ADALAH... “otsukaresama!(ucapan yang biasa dikatakan ketika telah selesai bekerja kepada yang masih bekerja. Artinya semacam terimakasih untuk pekerjaan hari ini)”


Nao( ) a.ka yamada Naoki a.ka Naoran
posisi: bassist(merangkap suami saya ^^ *dugulingin ke tempat sampah)
tanggal lahir: 5 febuari
golongan darah: A(mungkin??)
tinggi: 1,75 m
berat: 57 kg
hobi: berjalan kaki
warna favorit: putih
makanan favorit: kare, permen karet
tempat favorit: kebun bunga
KEMATIAN ADALAH... “TV yang berharga” 


 Izumi () a.ka Izumida Shinichirou a.ka Ijum (*digebukin Izumi)
posisi: drummer
tanggal lahir: 11 febuary
golongan darah: O
tinggi: 1,62 m
berat: 56 kg
hobi: billiards
warna favorit: biru
makanan favorit: ramen dan makanan mandaarin
tempat favorit: Hokkaido
KEMATIAN ADALAH... “kebahagiaan” (???????????????)


Bunga sakura


         Sakura (桜, 櫻?) bersama dengan bunga seruni, merupakan bunga nasional Jepang yang mekar pada musim semi, yaitu sekitar awal April hingga akhir April.
Sakura dapat terlihat di mana-mana di Jepang, diperlihatkan dalam beraneka ragam barang-barang konsumen, termasuk kimono, alat-alat tulis, dan peralatan dapur. Bagi orang Jepang, sakura merupakan simbol penting, yang kerap kali diasosiasikan dengan perempuan, kehidupan, kematian, serta juga merupakan simbol untuk mengeksperesikan ikatan antarmanusia, keberanian, kesedihan, dan kegembiraan. Sakura juga menjadi metafora untuk ciri-ciri kehidupan yang tidak kekal.

Pemerian

         Pohon sakura adalah salah satu pohon yang tergolong dalam familia Rosaceae, genus Prunus sejenis dengan pohon prem, persik, atau aprikot, tetapi secara umum sakura digolongkan dalam subgenus sakura. Asal-usul kata "sakura" adalah kata "saku" (bahasa Jepang untuk "mekar") ditambah akhiran yang menyatakan bentuk jamak "ra". Dalam bahasa Inggris, bunga sakura disebut cherry blossoms.
Warna bunga tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih dengan sedikit warna merah jambu, kuning muda, merah jambu, hijau muda atau merah menyala.
Bunga digolongkan menjadi 3 jenis berdasarkan susunan daun mahkota:
  • bunga tunggal dengan daun mahkota selapis
  • bunga ganda dengan daun mahkota berlapis
  • bunga semi ganda
         Pohon sakura berbunga setahun sekali, di pulau Honshu, kuncup bunga sakura jenis someiyoshino mulai terlihat di akhir musim dingin dan bunganya mekar di akhir bulan Maret sampai awal bulan April di saat cuaca mulai hangat.
 

         Di Jepang, mekarnya sakura jenis someiyoshino dimulai dari Okinawa di bulan Februari, dilanjutkan di pulau Honshu bagian sebelah barat, sampai di Tokyo, Osaka, Kyoto pada sekitar akhir Maret sampai awal April, lalu bergerak sedikit demi sedikit ke utara, dan berakhir di Hokkaido di saat liburan Golden Week.
Setiap tahunnya pengamat sakura mengeluarkan peta pergerakan mekarnya bunga sakura someiyoshino dari barat ke timur lalu utara yang disebut sakurazensen. Dengan menggunakan peta sakurazensen dapat diketahui lokasi bunga sakura yang sedang mekar pada saat tertentu.

Ciri khas

         Ciri khas sakura jenis someiyoshino adalah bunganya yang lebih dahulu mekar sebelum daun-daunnya mulai keluar. Puluhan, ratusan, bahkan ribuan batang pohon yang berada di lokasi yang sama, bunganya mulai mekar secara serentak dan rontok satu per satu pada saat yang hampir bersamaan.
Bunga sakura jenis someiyoshino hanya dapat bertahan kurang lebih 7 sampai 10 hari dihitung mulai dari kuncup bunga terbuka hingga bunga mulai rontok. Rontoknya bunga sakura tergantung pada keadaan cuaca dan sering dipercepat oleh hujan lebat dan angin kencang. Beberapa jenis burung dikenal suka memakan bagian bunga yang berasa manis, sedangkan burung merpati memakan seluruh bagian bunga.
         Kesempatan langka piknik beramai-ramai di bawah pohon sakura untuk menikmati mekarnya bunga sakura disebut hanami (ohanami). Saat melakukan hanami adalah ketika semua pohon sakura yang ada di suatu tempat bunganya sudah mekar semua.
         Di Jepang terdapat standar untuk menyampaikan informasi tingkat mekar bunga sakura, mulai dari terbukanya kuncup bunga (kaika), mekarnya 10% dari kuncup bunga yang ada di pohon (ichibuzaki) sampai bunga mekar seluruhnya (mankai). Bunga yang rontok segera digantikan dengan keluarnya daun-daun muda. Pohon sakura yang bunganya mulai rontok dan mulai tumbuh daun-daun muda sebanyak 10% disebut ichibu hazakura. Sementara itu, pohon sakura yang semua bunga sudah rontok dan hanya mempunyai daun-daun muda disebut hazakura (sakura daun).
         Bunga dari pohon jenis yamazakura mekar lebih lambat dibandingkan jenis someiyoshino dan bunganya mekar bersamaan dengan keluarnya daun-daun muda

Konsumsi bunga sakura

         Daun dan bunga sakura yang sudah direndam di dalam air garam (shiozuke) dimanfaatkan untuk bahan makanan karena wanginya yang harum. sakura mochi adalah kue moci yang dibungkus daun sakura. Ada juga es krim dan kue kering rasa bunga sakura. Teh bunga sakura umumnya diminum pada kesempatan istimewa seperti pesta pernikahan. Ranting dan kuncup bunga sakura juga digunakan sebagai bahan pewarna alami.

Jenis-jenis

Kanhizakura (Prunus campanulata Maxim)

Yamazakura
         Sebagian besar jenis pohon sakura merupakan hasil persilangan, misalnya jenis someiyoshino yang tersebar di seluruh Jepang sejak zaman Meiji adalah hasil persilangan pohon sakura di zaman Edo akhir. Sakura jenis someiyoshino inilah yang sangat tersebar luas, sehingga kebanyakan orang hanya mengenal someiyoshino (yang merupakan salah satu jenis sakura) sebagai sakura.
         Pada zaman dulu sebelum ada jenis someiyoshino, orang Jepang mengenal bunga sakura yang mekar di pegunungan yang disebut yamazakura dan yaezaki no sakura sebagai sakura. Di saat mekarnya bunga sakura, ribuan batang pohon Yamazakura yang tumbuh di Pegunungan Yoshino (Prefektur Nara) menciptakan pemandangan menakjubkan warna putih, hijau muda, dan merah jambu.
Beberapa jenis sakura:
  • Edohigan
         Edohigan adalah sakura yang mekar di Hari Ekuinoks Musim Semi dan bunganya paling panjang umur. Jenis-jenis lain yang serupa dengan edohigan adalah ishiwarizakura dan yamadakashinyozakura yang termasuk pohon sakura yang dilindungi. Miharutakizakura adalah salah satu jenis edohigan yang rantingnya menjuntai-juntai, sedangkan yaebenishidare dikenal daun bunganya yang banyak dan warnanya yang cerah.
  • Hikanzakura
        Hikanzakura atau disebut juga kanhizakura adalah sakura yang tersebar mulai dari wilayah Tiongkok bagian selatan sampai ke Pulau Formosa. Kanhizakura banyak ditemukan tumbuh liar di Prefektur Okinawa. Bagi orang Okinawa, kata "sakura" sering berarti hikansakura. Pengumuman mekarnya bunga sakura di Okinawa biasanya berarti mekarnya hikanzakura. Di Okinawa, kuncup bunga hikanzakura mulai terbuka sekitar bulan Januari atau Februari. Di Pulau Honshu, hikanzakura banyak ditanam mulai dari wilayah Kanto sampai ke Kyushu dan biasanya mulai mekar sekitar bulan Februari atau Maret.
  • Shidarezakura
  • FuyuzakuraFuyuzakura (sakura musim dingin) adalah jenis pohon sakura yang bunganya mekar sekitar bulan November sampai akhir bulan Desember. Onishimachi di Prefektur Gunma adalah tempat melihat fuyuzakura yang terkenal.

Sakura dan buah ceri

         Pohon sakura menghasilkan buah yang dikenal sebagai buah ceri (bahasa Jepang: sakuranbo). Buah ceri yang masih muda berwarna hijau dan buah yang sudah masak berwarna merah sampai merah tua hingga ungu. Walaupun bentuknya hampir serupa dengan buah ceri kemasan kaleng, buah ceri yang dihasilkan pohon sakura ukurannya kecil-kecil dan rasanya tidak enak sehingga tidak dikonsumsi.
         Pohon sakura yang menghasilkan buah ceri untuk keperluan konsumsi umumnya tidak untuk dinikmati bunganya dan hanya ditanam di perkebunan. Produsen buah ceri terbesar di Jepang berada di Prefektur Yamagata. Buah ceri produk dalam negeri Jepang seperti jenis sato nishiki harganya luar biasa mahal. Di Jepang, buah ceri produksi dalam negeri hanya dibeli untuk dihadiahkan pada kesempatan istimewa. Buah ceri yang banyak dikonsumsi masyarakat di Jepang adalah buah ceri yang diimpor dari negara bagian Washington dan California di Amerika Serikat.

Tempat-tempat pilihan untuk melihat bunga Sakura

         Di tahun 1990, Asosiasi Bunga Sakura Jepang (Japan Cherry Blossom Association) mengeluarkan daftar 100 tempat terpilih untuk melihat keindahan bunga Sakura.
Daerah Kanto:
  • Tokyo: Taman Ueno (Taito-ku), Taman Shinjuku-gyoen (Shinjuku-ku), Taman Sumida (Sumida-ku), Taman Koganei (kota Koganei), Taman Inogashira (kota Musashino)
Daerah Tokai:
  • Prefektur Gifu: Taman Usuzumi/Neodani (kota Motosu), Pinggir Sungai Shinsakai (kota Kakamigahara), Kamagatani (kota Ikeda)
Daerah Kansai:
  • Prefektur Osaka: Taman Istana Osaka (Osaka), The Mint Bureau (Osaka), Taman Expo '70 (kota Suita)
  • Prefektur Hyogo: Taman Istana Himeji (kota Himeji), Taman Akashi (Kota Akashi), Taman Shukugawa (Nishinomiya)
  • Prefektur Nara: Taman Nara (kota Nara), Pegunungan Yoshino (kota Yoshino), Taman Kooriyamajoshi (Yamato Kooriyama)

Review album Kagrra - Shu

Kali ini saya akan mereview sebuah album baru keluran salah satu band kebanggaan PSC, kagrra, yang rilis tahun ini.
Setelah sukses dengan album core, kini kagrra menyajikan sebuah album berjudul ‘Shu’.

Cover albumMasih seperti biasa, album dari kagrra, disajikan dengan gambar seorang wanita berkimono pada covernya. Hal ini menunjukkan kecintaan kagrra, pada kebudayaan Jepang yang akan tetap melekat pada band ini.

Pada track pembuka di album ini, Paraizo, kita dapat mendengar suara alat musik tradisional jepang dipadu dengan seperangkat alat musik modern menjadi paduan yang pas untuk mengiringi vokal dari Isshi.
Lagu ini santai namun penuh semangat.Kali ini Kagrra menambah instrumen biola yang muncul beberapa kali di tengah lagu. Dengan track pembuka yang cukup mengagumkan ini kita wajib terpacu untuk mendengar track-track berikutnya.

Lagu kedua adalah lagu yang dijadikan soundtrack film horor Jepang, Hitorikakurenbo. Uzu menjadi track kedua yang sangat berdinamika. Lantunan koto dari Shin dan permainan gitar Akiya di bagian interlude memperkuat mood di dalam lagu ini.
Kita dibawa bersantai di lagu ketiga, Ren, namun tetap dinamis. Lagu ini tidak terlalu berbeda dengan lagu kagrra, lainnya namun tetap layak untuk dinikmati.
Tanbi naru shi e no shoukei menjadi track keempat di album ini. Dibuka dengan permainan gitar yang membawa kita memasuki lagu ini. Menurut beat-nya, Kagrra, konsisten di setiap lagu. Overall, lagu Tanbi naru shi e no shoukei ini nampak biasa saja.
Track kelima adalah lagu Sakura Zukiyo yang sedikit mellow. Nuansa tradisional Jepang tetap terasa di setiap vokal Isshi. Sewaktu mendengar lagu ini, saya terbawa ke alam imaginasi saya, membayangkan saya berada di sebuah taman penuh pohon sakura. Kagrra berhasil menyampaikan setiap pesan pada liriknya melalui musik mereka.
Kikoku Shuu shuu pada track keenam dibuka oleh permainan musik yang sedikit lambat dan makin memuncak pada bagian reff. Masih seperti lagu kagrra pada umumnya. rupanya akiya selalu sukses dengan permainan gitar solonya di bagian interlude yang walaupun cukup singkat namun sukses sebagai klimaks dari lagu-lagu Kagrra,.
Lagu Jusou nge-dark seperti lagu Uzu. Isshi membawa kita bersantai di bagian awal lalu memuncak di bagian Reff. Akhir lagu ini dibuat menggantung.
Hal baru bagi lagu kagrra dilakukan pada lagu Subarashiki Kana Jinsei, yaitu dimasukkannya instrument sexophone yang membuat lagu ini terdengar jazzy. Kagrra selalu menunjukkan kemampuannya menggabungkan ‘east’ dan ‘west’ menjadi sebuah karya kontemporer yang tradisional.
Towa ni sebagai lagu kesembilan memberi mood yang berbeda setelah mendengar lagu Subarashiki Kana Jinsei.
Hoozuki sebagai track terakhir melantun diawali vokal Isshi yang diiringi permainan koto. Lagu ini paling kalem diantara lagu lainnya di album Shu. Kita dibawa bersantai oleh lagu ini. Ending yang manis dari Kagrra.
Tidak terlalu banyak perubahan yang dilakukan kagrra pada album ini. Namun, ada sedikit peningkatan dari segi vokal dan instrument.Setidka nya Kagrra melakukan perubahan di beberapa lagu.di album ini. Satu hal yang dibanggakan dari Kagrra adalah konsistensi mereka dalam membuat karya album. Kagrra masih tidak bisa dipisahkan dari unsur tradisional dan membuktikan bahwa unsur barat tidak bertentangan dengan timur tetapi dapat terjalin dengan baik.


#diambil dari hanayume.wordpress.com